FWPJABAR.COM, CIMAHI — Momentum bersejarah ditandai dalam karier militer Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M. Jenderal bintang dua tersebut secara resmi dianugerahi gelar sebagai Warga Kehormatan Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD). Pengukuhan ini dilangsungkan di tengah khidmatnya prosesi Apel Korps peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 POMAD yang dipusatkan di Pusat Pendidikan Polisi Militer Puspomad, Jalan Baru No. 1 Baros, Cimahi, Senin (22/6/2026).
Upacara sakral korps baret biru tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi TNI Angkatan Darat, termasuk Pangkopassus, Danpuspomad, serta jajaran perwira tinggi lainnya. Dalam momen penting ini, Pangdam III/Siliwangi turut didampingi oleh Danpomdam III/Siliwangi.
Pada perayaan sewindu usianya tahun ini, Korps Polisi Militer mengusung visi strategis melalui tema “POMAD PRIMA Siap Mendukung Tugas Pokok TNI AD untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045.” Semboyan ini menegaskan peran krusial POMAD sebagai pilar utama dalam pemeliharaan ketertiban, pengawalan hukum, serta penegakan disiplin prajurit di internal matra darat.

Simbolis Pengukuhan dan Tanggung Jawab Moral
Sebagai bentuk apresiasi tertinggi institusi, pucuk pimpinan POMAD menetapkan tiga figur terpilih sebagai Warga Kehormatan, di mana salah satunya ialah Mayjen TNI Kosasih. Prosesi penganugerahan ditandai secara simbolis melalui upacara pemasangan baret biru, penyematan pin eksklusif, serta penyerahan plakat beserta piagam penghargaan.
Merespons penghargaan tersebut, Mayjen TNI Kosasih mengungkapkan rasa hormat dan syukur yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh keluarga besar Korps Gajah Mada. Menurutnya, status ini bukan sekadar lambang prestise, melainkan sebuah amanah moral yang besar.
“Selamat mengecap usia ke-80 untuk POMAD. Harapan besar kami, korps ini terus konsisten berada di barisan terdepan serta menjadi kiblat penegakan hukum, aturan, dan tata tertib di tubuh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat,” tutur Mayjen TNI Kosasih.
Ia juga menyampaikan atensi khususnya kepada Komandan Polisi Militer Angkatan Darat atas sinergi yang terjalin selama ini.
“Penghargaan ini memicu tanggung jawab emosional yang kuat untuk terus mendukung independensi dan profesionalisme POMAD sebagai contoh teladan moral prajurit,” tambahnya.
Demonstrasi Ketangkasan Prajurit Terlatih
Selain upacara formil, perayaan hari jadi ke-80 POMAD ini menyuguhkan berbagai demonstrasi kemampuan operasional dan ketangkasan taktis para prajurit. Jemaah undangan disuguhi aksi pelacakan material berbahaya oleh unit anjing pelacak (K-9), unjuk kebolehan bela diri pencak silat militer, simulasi melompati halang rintang ekstrem, hingga atraksi pematahan material keras seperti bata dan besi pompa oleh personel yang terlatih khusus.
Secara menyeluruh, rangkaian peringatan ini menjadi pijakan penting bagi Polisi Militer Angkatan Darat untuk memantapkan integritasnya, menjaga muruah institusi, serta memelihara kode etik korps di bawah panji Satya Wira Wicaksana.***


Komentar