FWPJABAR.COM, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membuka peluang kolaborasi internasional baru yang ambisius. Langkah ini diawali dengan pertemuan strategis antara Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, di Kota Kembang pada Kamis (11/6/2026). Kerja sama ini difokuskan pada penguatan ekosistem kebudayaan serta akselerasi industri kreatif.
Pertemuan tersebut menandai babak baru dalam mempererat hubungan bilateral antara Kota Bandung dan Prancis yang mencakup tiga pilar utama: ekonomi, kebudayaan, dan akademis.
Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Besar Prancis menegaskan bahwa kemitraan dengan ibu kota Provinsi Jawa Barat ini merupakan salah satu agenda prioritas mereka. Keberadaan Institut Français Indonesia (IFI) di Bandung pun dinilai menjadi motor penggerak krusial untuk menjembatani proyek-proyek kolaboratif ini ke depan.
Perkuat Status ‘UNESCO City of Design’ Lewat Diplomasi Budaya
Sebagai kota yang diakui dalam jejaring UNESCO City of Design, Pemkot Bandung dan delegasi Prancis berkompetisi merancang agenda kebudayaan yang sejalan dengan identitas lokal namun berdampak global. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkaya khazanah seni sekaligus mendekatkan masyarakat kedua negara.
Beberapa poin kolaborasi seni dan budaya yang berhasil diidentifikasi meliputi:
- Penyelenggaraan pameran dokumentasi sejarah bersama.
- Festival kebudayaan berkala.
- Program residensi dan pertukaran seniman lintas negara.
- Pameran eksklusif seni kontemporer dan desain grafis/arsitektur.
Agenda-agenda ini nantinya akan mengintegrasikan peran Pemkot Bandung, IFI, komunitas kreatif lokal, serta para pemangku kepentingan seni di Kota Bandung.

Ekonomi Kreatif: Dari Animasi hingga Forum Bisnis Internasional
Selain sektor seni, perhatian besar juga diarahkan pada industri kreatif. Bandung, yang dikenal memiliki modal sosial dan ekosistem digital-kreatif yang kuat, dianggap sangat ideal untuk mengadopsi program-program unggulan dari Prancis.
Subsektor yang menjadi prioritas pengembangan bersama antara lain:
- Desain dan Fesyen (Fashion)
- Perfilman, Animasi, dan Multimedia
- Industri Musik dan Seni Pertunjukan
Skema kerja sama ini akan diwujudkan melalui transfer pengetahuan (knowledge sharing), lokakarya peningkatan mutu SDM, serta perluasan jaringan bagi para pelaku kreatif lokal agar mampu menembus pasar internasional.
Untuk mengonkritkan rencana ini, delegasi Kedutaan Prancis bersama IFI tengah menggodok konsep business matching dan forum diskusi terpadu. Acara tersebut dirancang untuk mempertemukan para pelaku industri kreatif, kalangan akademisi, komunitas lokal, serta dunia usaha demi melahirkan proyek komersial yang berkelanjutan.
Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk segera menyaring program-program prioritas utama yang bisa langsung diimplementasikan di lapangan dalam waktu dekat.***


Komentar