Diplomasi Militer Internasional Jenderal santri
Wawasan globalnya ditempa melalui berbagai penugasan mancanegara. Mulai dari Korea Selatan, Australia, hingga negara-negara Eropa seperti Prancis, Rusia, dan Inggris. Ia membawa wajah Indonesia yang santun namun tegas dalam setiap forum internasional, membuktikan bahwa seorang “Santri” mampu bersaing di kancah global.

Filosofi Kepemimpinan: “Jabatanku adalah Ibadahku”
Di Tanah Siliwangi, ia menghidupkan kembali nilai Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, dan Silih Wawangi. Baginya, kekuatan prajurit tidak hanya terletak pada fisik, tetapi pada akhlak dan manunggalnya TNI dengan rakyat.
Didampingi istri setia, Asri Wiraningsih, dan kedua putrinya, ia menjalankan amanah negara dengan prinsip kemanfaatan. Moto hidupnya berakar pada hadis Nabi: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
Akan Diabadikan dalam Buku Inspiratif
Kisah perjalanan hidup Mayjen TNI Kosasih yang penuh liku—dari seorang marbot masjid dan penjual Es Mambo hingga menjadi Jenderal bintang dua—rencananya akan segera dibukukan. Buku ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk mencapai puncak pengabdian tertinggi bagi bangsa dan negara.***


Komentar