SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / SD Mutiara Bandung Gunakan Dana RMP 2025 Secara Tepat, Kepala Sekolah Ungkap Fokus dan Harapan Besar

SD Mutiara Bandung Gunakan Dana RMP 2025 Secara Tepat, Kepala Sekolah Ungkap Fokus dan Harapan Besar

RMP 2025 SD Mutiara Kota Bandung
Kepala SD Mutiara Kota Bandung, Supriatini, S.Pd., salurkan bantuan. RMP, tepat sasaran

Kota Bandung – Sinar mentari pagi di Jalan Maleber Utara No. 37, Garuda, Andir, seakan membawa semangat baru bagi SD Mutiara. Di bawah kepemimpinan Supriatini, S.Pd., yang akrab disapa Tini, sekolah ini melangkah pasti dalam menyalurkan bantuan RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan) tahun 2025. Bagi Tini, setiap rupiah yang digelontorkan pemerintah memiliki makna besar bagi masa depan para siswanya, anak-anak yang tengah berjuang meniti mimpi melalui pendidikan.

Di sela aktivitas sekolah, Tini berbagi kisah tentang perjalanan RMP di SD Mutiara. Dengan nada penuh syukur, ia menuturkan bahwa bantuan telah digunakan sesuai peruntukannya, baik secara personal maupun operasional, dan didistribusikan tepat sasaran berdasarkan petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Pondok Pesantren Nurul Hidayah Malabar Ciamis Padukan Kurikulum Agama dan Kewirausahaan, Cetak Santri Mandiri

“Alhamdulillah, yang personal sudah dibagikan ke siswa sebesar Rp490 ribu per orang. Para orang tua juga sudah membelanjakannya sesuai aturan Wali Kota Bandung,” ujar Tini kepada perwakilan Forum Wartawan Pendidikan Jabar, baru-baru ini.

Sebelum pendistribusian dilakukan pada 1 September 2025, pihak sekolah lebih dulu melakukan sosialisasi. Kegiatan ini mencakup pengisian berita acara, SPTJM, hingga pencairan bantuan di minggu berikutnya. Tini menekankan pentingnya transparansi, meminta setiap orang tua menyerahkan bukti belanja berupa faktur dan foto barang yang telah dibeli.

Pemkot Bandung Komitmen Lanjutkan Pembangunan SDN 026 Bojongloa di Tengah Kompleksitas Sengketa dan Penolakan Warga

RMP 2025 SD Mutiara Kota Bandung

Bantuan RMP besar manfaatnya, alokasi bantuan dibelikan untuk pengadaan meja kursi siswa SD Mutiara Kota Bandung

Meski begitu, Tini tidak mengarahkan orangtua untuk berbelanja di toko tertentu.

Disdukcapil Kota Bandung Gelar Program Mepeling di SMAN 13 dan SMAN 14, Permudah Siswa Urus KTP-el

“Mereka bebas memilih di mana ingin membeli. Yang penting sesuai ketentuan dan tepat waktu,” tegasnya.

Sementara bantuan operasional RMP digunakan untuk menunjang sarana dan prasarana sekolah, seperti pembelian meja dan kursi, CCTV, alat tulis kantor, serta perbaikan jendela di beberapa ruang kelas.

Dari Kadudampit ke Kancah Dunia: Perjalanan Inspiratif SMA At-Tijaarah di World GreenMech 2026

“Kalau menurut kami lebih ringan bantuan personalnya diberikan langsung kepada orang tua. Cuma memang ada beberapa yang mengeluh, lebih enak bantuan tahun kemarin yang disalurkan melalui sekolah, karena banyak dari mereka yang bekerja,” ungkap Tini.

RMP 2025 SD Mutiara Kota Bandung

Pengadaan proyektor, memanfaatkan dana RMP

Kontingen Indonesia Gemilang di Ajang World GreenMech 2026 Thailand, Borong Puluhan Medali

Ia pun berharap agar pemberi bantuan dapat meninjau ulang teknis pendistribusian di masa mendatang.

“Supaya bisa lebih mempermudah pihak sekolah juga, karena kadang jadwal pendistribusian berbenturan dengan kegiatan kami,” tambahnya.

MPR RI Bersama AKSPI Bandung Gelar Sosialisasi 4 Pilar, Tegaskan Benteng Kebangsaan di Era Digital

Fokus Tini: Mimpi Membangun Laboratorium dan Generasi Mandiri

Visi Tini untuk SD Mutiara tak berhenti di situ. Ia ingin membangun ruang laboratorium IPA agar proses belajar menjadi lebih hidup. Sekolah juga masih kekurangan unit laptop atau komputer untuk mendukung asesmen nasional berbasis komputer (ANBK).

“Contohnya saat ANBK, kami ingin pelaksanaannya di sekolah sendiri, tidak harus ke SMP lain. Walaupun masih satu yayasan, tetap saja tidak enak. ANBK maksimalnya 30 orang, tapi kami baru mampu menampung 5 orang saja. Ruangannya sebetulnya masih bisa diatasi, tinggal perangkatnya,” ujar Tini.

RMP 2025 SD Mutiara Kota Bandung

Angklung menjadi ekskul baru di SD Mutiara Bandung

Dalam keseharian, SD Mutiara terus menanamkan nilai-nilai karakter melalui kegiatan pembiasaan, seperti upacara, shalat dhuha bersama, Bahasa Inggris, doa-doa pendek, dan Kamis Nyunda dengan pupuh serta lagu wajib. Setiap Jumat, para siswa juga menyanyikan lagu anak-anak berbahasa Arab dan mengikuti kegiatan makan sehat.

“Bersih-bersih dilakukan setiap hari bergantian per angkatan, supaya lingkungan sekolah tetap rapi,” tutur Tini.

Selain pembiasaan, ekstrakurikuler (ekskul) juga menjadi perhatian utama. Tini mewajibkan siswa kelas 3–6 mengikuti Pramuka, serta memperkenalkan ekskul baru berupa angklung untuk kelas 4–6. Karena ekskul ini masih baru, ia pun masih mencari guru pembimbing yang tepat.

Dengan semangat dan harapan besar, Tini menutup perbincangan dengan doa,

“Semoga anak-anak kami menjadi generasi penerus bangsa yang sukses, membawa nama baik orangtua dan sekolah,” tutup Tini. (FWP)***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×