SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Sekjen Kementan Dorong Ketahanan Pangan Sebagai Pilar Ketahanan Nasional di Siliwangi Santri Camp 2026

Sekjen Kementan Dorong Ketahanan Pangan Sebagai Pilar Ketahanan Nasional di Siliwangi Santri Camp 2026

Suasana saat Sekjen Kementan RI Suwandi memberikan materi ketahanan pangan dikegiatan Siliwangi Santri Camp Bandung

Ia juga menyinggung keberhasilan Indonesia dalam mencapai target swasembada pangan pada tahun 2025, yang merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, termasuk TNI dan institusi lainnya.

Informasi terkait program ketahanan pangan nasional dapat diakses melalui
👉 https://www.pertanian.go.id

Gebrakan Nyata Kodam III/Siliwangi: Ubah Wajah Pandeglang Lewat Infrastruktur Modern

Program MBG dan Hilirisasi Perkuat Ekonomi Petani

Suwandi turut menjelaskan peran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam mendukung sektor pertanian. Menurutnya, program ini membuka pasar yang jelas bagi hasil produksi petani di seluruh Indonesia.

“Melalui MBG, hasil pertanian memiliki kepastian pasar. Bahkan, terjadi perputaran ekonomi yang signifikan setiap hari dari sektor ini,” ungkapnya.

Pondok Pesantren Nurul Hidayah Malabar Ciamis Padukan Kurikulum Agama dan Kewirausahaan, Cetak Santri Mandiri

Selain itu, ia menekankan pentingnya hilirisasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai tambah. Selama ini, menurutnya, banyak komoditas yang dijual dalam bentuk mentah sehingga belum memberikan keuntungan maksimal bagi petani.

Sekjen Kementan RI, Suwandi saat sesi wawancara bersama media di acara Suliwangi Santri Camp
Sekjen Kementan RI Suwandi saat wawancara media dikegiatan Santri Camp Bandung

Santri Didorong Cintai Produk Dalam Negeri

Lebih lanjut, Suwandi menekankan bahwa kecintaan terhadap produk dalam negeri merupakan bagian dari implementasi nasionalisme. Ia mengajak para santri untuk menghargai hasil kerja petani sebagai bagian dari perjuangan bangsa.

Pejabat Baru Kodam Siliwangi Dilantik, Pangdam Tekankan 3 Hal Penting

“Nasionalisme itu sederhana, salah satunya dengan mencintai produk dalam negeri dan menghargai jerih payah petani,” katanya.

Edukasi seperti ini, lanjutnya, perlu terus diperkuat melalui berbagai kegiatan berbasis praktik agar tertanam kuat dalam diri generasi muda.

Dandim 0624/Kab. Bandung dan Bupati Tinjau Langsung Pabrik Pengolahan Sampah Motah di Kutawaringin

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×