SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gaya Hidup
Beranda / Gaya Hidup / Penurunan Harga Emas, Bandung Jewellery Fair 2026 Resmi Dibuka untuk Dorong Industri Kreatif dan Investasi

Penurunan Harga Emas, Bandung Jewellery Fair 2026 Resmi Dibuka untuk Dorong Industri Kreatif dan Investasi

Pembukaan pameran perhiasan Bandung Jewellery Fair 2026 di Sudirman Grand Ballroom
Pembukaan pameran perhiasan Bandung Jewellery Fair 2026 di Sudirman Grand Ballroom

FWPJABAR.COM, BANDUNG — Pameran perhiasan terbesar dan satu-satunya di Jawa Barat, Bandung Jewellery Fair 2026, resmi dibuka hari ini, Kamis (11/6/2026), di Sudirman Grand Ballroom, Bandung. Ajang yang sudah memasuki tahun kedua pelaksanaan di Kota Kembang ini menjadi seri pembuka dari rangkaian pameran bergengsi Indonesia Jewellery Fest 2026/2027 yang digelar di tiga kota besar, yakni Bandung (Juni 2026), Surabaya (Oktober 2026), dan Jakarta (awal tahun 2027).

Gelaran pameran perhiasan Bandung ini akan berlangsung hingga Minggu, 14 Juni 2026, mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Acara ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di era pasar bebas.

Sinergi Pembekalan Capaja 2026: Panglima TNI Ingatkan Tantangan Perang Nonfisik dan Modern

Pembukaan pameran dihadiri dan dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian RI, Reni Yanita, M.Si., bersama jajaran pejabat Kemenperin, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Jeffrey Thumewa, dan Sekjen APEPI sekaligus Ketua Penyelenggara BJF 2026, Iskandar Husin.

Bandung Jewellery Fair 2026 diikuti oleh lebih dari 80 peserta yang mencakup 50 peserta swasta, 25 peserta penyedia mesin dan perangkat industri perhiasan, serta 10 pengrajin Industri Kecil Menengah (IKM). Pameran ini menjadi wadah strategis untuk memperluas pasar domestik dan internasional, membuka lapangan kerja baru di sektor padat karya, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai investasi emas perhiasan.

Dukung Pembangunan Nasional, Kemenkeu Ajak Warga Bandung Lirik Investasi ORI030

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin RI, Reni Yanita, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada APEPI yang secara konsisten memfasilitasi para pelaku industri melalui pameran ini.
Direktur Jenderal IKMA Kemenperin RI, Reni Yanita, (Tengah) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada APEPI yang secara konsisten memfasilitasi para pelaku industri melalui pameran ini.

Siasat Inovasi Produsen di Tengah Fluktuasi Harga Emas

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin RI, Reni Yanita, menyampaikan apresiasi tinggi kepada APEPI yang konsisten memfasilitasi para pelaku industri. Terkait kondisi pasar terkini, Reni melihat tren fluktuasi harga emas turun justru memicu inovasi positif dari para produsen dalam negeri agar roda produksi tetap berjalan.

“Di tengah harga yang fluktuatif ini, harapannya industri perhiasan terus berproduksi. Produsen kita sangat jeli menyiasati situasi; mereka mulai berinovasi membuat perhiasan dengan kadar karat yang lebih rendah atau gramasi yang lebih ringan, namun dengan bentuk dan desain yang tetap indah. Secara nilai, ini menjadi lebih terjangkau oleh masyarakat,” ujar Reni Yanita usai meninjau sejumlah booth pameran.

Dijuluki Jenderal Santri, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Beri Motivasi kepada 1.000 Santri di Ponpes Baitul Arqom

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×