FWPJABAR.COM, KOTA BANDUNG — Sebanyak 126 siswa kelas 4 dan 5 Darul Hikam Integrated School (DHIS) Primary Bandung mengikuti ajang dwitahunan Champion STEM Camp 2026. Kegiatan berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika ini dipusatkan di Pesantren Darul Hikam Saintek, Dago, Bandung, pada 24–25 September 2026.
Ajang kompetisi dan unjuk kemampuan ini menyuguhkan empat kategori tantangan utama bagi para peserta, yakni Tent Decoration Challenge, pembuatan karya seni bertema ilmiah alam (Create An Artwork That Tells a Scientific Story About Nature), STEAM Project, dan Boat Battle.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan DHIS Primary Bandung, Miss Yuliawaty, M.Pd., Gr. menegaskan bahwa perhelatan ini merupakan implementasi nyata dari pilar keunggulan kurikulum sekolah.
“Kegiatan ini adalah event dua tahunan yang diselenggarakan untuk memenuhi salah satu keunggulan sekolah kami yaitu kegiatan STEM. Hari ini mereka melakukan presentasi STEM, menghias tenda, melatih kedisiplinan, kolaborasi, soft skill, serta high critical thinking skill,” ujar Miss Yuliawaty, Kamis (24/9/2026).

Berbeda dari edisi sebelumnya, STEM Camp tahun ini secara khusus mengintegrasikan isu kepedulian lingkungan (environment awareness). Seluruh proyek yang ditampilkan para siswa diwajibkan menggunakan material daur ulang dari limbah sampah sehari-hari.
Menariknya, dalam kegiatan ini para siswa juga mendapatkan pengajaran serta pengenalan sains secara langsung dari kakak tingkat mereka, yakni siswa-siswi Pesantren Darul Hikam Saintek, menciptakan suasana belajar yang interaktif dan kolaboratif.

Selain menguji kemampuan berpikir kritis dan kepedulian ekologis, pemilihan lokasi di Pesantren Darul Hikam Saintek juga dimanfaatkan pihak sekolah sebagai sarana orientasi dini bagi para siswa untuk mengenal fasilitas pendidikan lanjutan di lingkungan yayasan.
“Harapan kami anak-anak bisa melaksanakan kegiatan ini sampai selesai dengan riang gembira, mendapat pelajaran berharga, sekaligus dapat menentukan pilihan sekolah lanjutan setelah menuntaskan pendidikan di DHIS Primary,” pungkasnya.


Komentar