SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Atalia dan Debi Tegaskan Pentingnya Transformasi Diniyah & Perlindungan Hukum Guru Ngaji di Jabar

Atalia dan Debi Tegaskan Pentingnya Transformasi Diniyah & Perlindungan Hukum Guru Ngaji di Jabar

Atalia Praratya Debi Agusfriansa FKDT Jawa Barat LBH FKDT Diniyah Takmiliyah
Atalia Praratya Debi Agusfriansa FKDT Jawa Barat LBH FKDT Diniyah Takmiliyah

FWPJABAR.COM, BANDUNG — Perkembangan era digital menuntut institusi pendidikan keagamaan untuk bergerak dinamis. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Ngobrol Pendidikan Islam (Ngopi) yang menghadirkan Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Hj. Atalia Praratya, M.I.Kom., Selasa, 22 September 2026 di Hotel Novotel Cihampelas Bandung.

Mengusung tema transformasi manajemen Diniyah Takmiliyah guna memperkuat Pendidikan Agama Islam (PAI), Atalia menegaskan pentingnya pembaharuan dalam sistem pengelolaan madrasah. Menurutnya, metode pembelajaran konvensional saja tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan zaman, terutama dalam mendidik generasi muda yang sejak dini telah lekat dengan teknologi digital.

Berbagi Kebahagiaan di HUT ke-81 TNI, Kodiklatad Gandeng Seribu Pengemudi Ojol di Bandung

“Pendekatan pembelajaran harus disesuaikan dengan karakter anak didik yang lekat dengan perkembangan teknologi,” ujar Atalia di hadapan para pegiat pendidikan islam.

Ia menambahkan, tata kelola lembaga yang lebih modern serta fleksibilitas dalam mengadopsi kemajuan digital menjadi kunci utama agar pendidikan keagamaan tetap relevan dan diminati oleh anak-anak masa kini.

Penguatan Ketahanan Ideologis: Tanggapan BPIP Terhadap Pidato Menlu Sugiono di PBB

Anggota Komisi VIII DPR RI Dr. Hj. Atalia Praratya Saat Memberikan Keterangan Pers
Anggota Komisi VIII DPR RI Dr. Hj. Atalia Praratya Saat Memberikan Keterangan Pers

Pengukuhan Atalia Praratya dan Pelantikan LBH FKDT Jabar

Selain menggelar diskusi interaktif, agenda tersebut juga menjadi momentum penting bagi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jawa Barat. Dalam kesempatan yang sama, Dr. Hj. Atalia Praratya secara resmi dikukuhkan sebagai Dewan Pembina FKDT Jabar.

Aksi Nyata di Bandung! Warga dan Prajurit Lanud Sulaiman Kompak Bersihkan Saluran Air Sambut HUT ke-81 TNI

Prosesi pengukuhan ini dirangkaikan langsung dengan pelantikan pengurus dua badan otonom baru, yakni Lembaga Peningkatan Mutu (LPM) FKDT dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) FKDT Jawa Barat.

Ketua LBH FKDT Jabar Debi Agusfriansa Tengah
Ketua LBH FKDT Jabar Debi Agusfriansa Tengah

Ketua LBH FKDT Jabar, Debi Agusfriansa, menyambut baik dan bersyukur atas terlaksananya pelantikan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembentukan LBH FKDT didasari oleh urgensi perlindungan hukum bagi para pendidik di tingkat akar rumput, seperti guru ngaji dan santri, yang kerap rentan terhadap berbagai persoalan hukum.

Letjen TNI Iwan Setiawan Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat Personel Pussenif Periode Oktober 2026

“Kehadiran LBH FKDT ini diharapkan menjadi warna baru dalam memberikan perlindungan hukum secara optimal bagi guru ngaji dan para santri,” ungkap Debi Agusfriansa.

Sebagai langkah konkret pasca-pelantikan, LBH FKDT langsung mematok program prioritas berupa penyuluhan dan sosialisasi hukum bagi para pendidik diniyah di seluruh penjuru Jawa Barat. Edukasi tersebut nantinya akan difokuskan pada pemahaman seputar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta berbagai regulasi formal hukum positif yang berlaku di Indonesia.***

Mengenang H. Rudi Agus Mulyana: Sosok Penghubung Komunikasi Antara Jurnalis Polda Jabar dan Kepolisian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Dance Motion 2026

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×