FWPJABAR.COM, BANDUNG, – Komunitas Keysilver dan Keygold Family menggelar acara Gathering dan Buka Puasa Bersama (Iftar) pada Sabtu (7/3/2026) di Hompimplay, Dago, Kota Bandung. Tak sekadar ajang silaturahmi, pertemuan ini menjadi momentum bersejarah dengan diluncurkannya platform digital terbaru, peresmian kerja sama strategis nasional, hingga aksi kemanusiaan melalui program zakat.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai rangkaian acara mulai dari edutainment, launching layanan aplikasi Keyclub, edukasi investasi emas dan perak, hingga talkshow seputar transaksi logam mulia sesuai syariat Islam.

Membentengi Mitra di Era Digital
CEO Keygold-Keysilver, Agi Andrian, menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah memberikan perlindungan dan pemahaman kepada para mitra serta reseller agar terhindar dari praktik transaksi yang menyimpang dari aturan agama, terutama di tengah pesatnya perdagangan daring.
“Bismillah, di komunitas ini kita mencoba untuk membentengi para mitra dan reseller kita agar bertransaksi sesuai dengan syariat Islam. Khususnya di era digital saat ini, di mana banyak terjadi jual-beli antarkota atau transaksi digital,” ujar Agi Andrian saat diwawancarai di lokasi acara.

Sementara itu, Ustadz Muhammad Yogi Galih Permana, B.A., M.H. menjelaskan bahwa dalam transaksi emas terdapat prinsip penting yang harus dipenuhi agar dinilai halal. Salah satunya adalah adanya kejelasan penyerahan barang tanpa penundaan antara pembayaran dan barang yang diperjualbelikan.
Ia menegaskan bahwa emas yang dipasarkan harus benar-benar tersedia dan siap diserahkan kepada pembeli. Dengan demikian, praktik transaksi yang dilakukan tidak menggunakan sistem pre-order yang berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian dengan aturan muamalah.
Pentingnya Logam Mulia Fisik Sebagai Safe Haven
Hadir sebagai narasumber ahli, Precious Metal Consultant, Marianto Tjandra, dalam pemaparannya memberikan edukasi mendalam mengenai ketahanan aset. Ia menekankan pentingnya kepemilikan Emas dan Perak Fisik sebagai instrumen perlindungan utama di tengah ketidakpastian ekonomi atau masa krisis.

Marianto Tjandra menggarisbawahi bahwa memiliki emas fisik jauh lebih aman dibandingkan hanya menyimpan uang kertas. Menurutnya, emas memiliki daya tahan tinggi terhadap “bantingan” dari tekanan fluktuasi pasar maupun lonjakan Inflasi. Logam mulia fisik dianggap sebagai aset nyata yang nilainya tetap terjaga meskipun nilai mata uang konvensional mengalami penurunan.
Inovasi Digital: Launching Aplikasi Keygold & Keysilver Club
Menjawab tantangan zaman, dalam acara ini juga resmi diluncurkan Aplikasi Keygold Club dan Keysilver Club. Platform ini hadir sebagai solusi investasi emas dan perak fisik yang aman, transparan, dan sepenuhnya sesuai Prinsip Syariah.

Aplikasi yang sudah tersedia di Google Play Store ini menawarkan kemudahan transaksi melalui perangkat mobile. Keunggulan utamanya terletak pada fitur buyback (jual kembali) yang cepat dengan harga yang sangat kompetitif, sehingga memudahkan pengguna dalam mengelola aset mereka kapan saja dan di mana saja.

MoU Strategis dengan Raja Emas Indonesia
Langkah besar lainnya ditandai dengan penandatanganan MoU kerja sama antara pihak Keygold-Keysilver dengan Raja Emas Indonesia. Melalui kolaborasi ini, ekosistem likuiditas produk semakin kuat; kini seluruh produk Keygold dan Keysilver dapat dijual kembali (buyback) di seluruh jaringan toko cabang Raja Emas Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Sinergi Kemanusiaan Bersama Peaceful Land (PL)
Tidak hanya fokus pada aspek bisnis, acara ini juga menghadirkan presentasi dari Peaceful Land (PL), sebuah organisasi sosial di bawah naungan Yayasan Rumah Teduh Sahabat Iin. Peaceful Land merupakan kawasan pemulihan mental (rehabilitasi mental) yang berfokus pada pendampingan individu dengan gangguan kesehatan mental, trauma psikososial, serta penyintas kekerasan seksual, khususnya dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Sebagai wujud nyata kepedulian, perusahaan Keygold dan Keysilver berkomitmen untuk menyalurkan Zakat Perusahaan kepada organisasi sosial yang humanis dan berkelanjutan ini. Agi Andrian juga mengajak seluruh member untuk ikut menzakatkan sebagian hartanya melalui Peaceful Land agar aset yang dimiliki menjadi lebih berkah dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan ruang aman untuk pulih.
Komitmen Syariah dari Produksi hingga Penjualan
Brand Ambassador Keygold-Keysilver, Ferdians Setiadi, turut mengekspresikan kegembiraannya atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, keberadaan aplikasi, jaringan buyback nasional, hingga program zakat ini semakin mempertegas komitmen perusahaan dalam melayani umat secara menyeluruh.
“Tujuan utamanya menjelaskan kepada klub bahwa seluruh proses kita, mulai dari produksi, penggunaan aplikasi, hingga transaksi jual-belinya di toko-toko rekanan, sepenuhnya menggunakan syariat Islam sesuai aturan Muamalah,” tegas Ferdians.

Acara yang berlangsung hangat di kawasan Dago Bandung ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para mitra dalam menjalankan bisnis logam mulia yang berkah, transparan, dan berdampak sosial tinggi. ***



Komentar