SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Guru BK Jadi Motor Sekolah Ramah Anak, Kepala Kantor Cabang Dinas Wilayah VII Asep Yudi Dorong Paradigma Baru di SMK Kota Bandung

Guru BK Jadi Motor Sekolah Ramah Anak, Kepala Kantor Cabang Dinas Wilayah VII Asep Yudi Dorong Paradigma Baru di SMK Kota Bandung

Seminar MGMP BP/BK MKKSMK Kota Bandung
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Asep Yudi Mulyadi, S.STP., M.A.P., (kiri) di SMKN 8 Kota Bandung

Kota Bandung – Kolaborasi antara Musyawarah Kerja Kepala SMK (MKKSMK) Kota Bandung dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bimbingan Penyuluhan/Bimbingan Konseling (BP/BK) SMK menggelar seminar advokasi di SMKN 8 Kota Bandung, Selasa (7/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Asep Yudi Mulyadi, yang memuji inisiatif para pendidik karena berhasil mengumpulkan Guru BP/BK SMK se-Kota Bandung untuk menyamakan pemahaman dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan masa kini, mulai dari perubahan kurikulum, perkembangan teknologi, hingga pergeseran karakteristik siswa.

Kepala SMK Kimia Permentasi Raih Penghargaan FWP Jabar

Asep Yudi menilai seminar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas Guru BP/BK.

Seminar MGMP BP/BK MKKSMK Kota Bandung

Ketua MKKSMK Kota Bandung, Rony Harimurti, S.Pd., M.M., (kiri)

Gedung Pesantren Nuurul Abshor Pangalengan Diresmikan, 120 Santri Kini Tak Lagi Belajar di Tenda

“Alhamdulillah, tadi hadir Pak Kasat Binmas Polrestabes Kota Bandung yang menyampaikan peran Guru BK dalam layanan hukum guna mencapai kondusifitas lingkungan sekolah yang tertib. Hadir juga Kabid P3KB Provinsi Jawa Barat yang memberikan materi tentang pencegahan dan perlindungan terhadap kekerasan anak di sekolah,” ungkapnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi interaktif bersama para narasumber.

Panggung Gembira SMA Plus Al-Aqsha: Wadah Aktualisasi Bakat dan Peradaban Islam

Asep menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan profesionalitas Guru BP/BK SMK di Kota Bandung agar terwujud sekolah yang ramah anak.

Seminar MGMP BP/BK MKKSMK Kota Bandung

Pematerian dari salah satu narasumber

Rektor Unla: Gelar Saja Tak Cukup, Lulusan Harus Punya Kompetensi dan Karakter

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan tata tertib sekolah demi menciptakan suasana belajar yang nyaman dan aman bagi guru maupun siswa.

“Guru BP/BK harus menjadi motor penggerak, bukan sekadar penegak aturan, tukang gunting rambut, atau pihak yang selalu berhadapan dengan siswa bermasalah. Kami ingin mengubah paradigma itu. Guru BK harus menjadi konselor profesional, tempat siswa berkonsultasi tentang pendidikan dan jenjang karier mereka,” ujar Asep.

Menginjak Usia ke-75, SMKN 2 Bandung Perkuat Pendidikan Vokasi dan Targetkan Digitalisasi pada 2027

Ia menambahkan, pertemuan ini diharapkan membuat MGMP BP/BK semakin solid dan memiliki standar yang sama dalam penegakan tata tertib sekolah.

Seminar MGMP BP/BK MKKSMK Kota Bandung

Menyamakan persepsi Guru MGMP BK/BP SMK Kota Bandung

20 Tahun Universitas Sangga Buana: Dari Unggul Menuju Kampus Berkelas Dunia

“Jangan sampai di satu sekolah pelanggaran ringan dianggap berat di sekolah lain. Ujungnya, Guru BP/BK menjadi motor dalam pemuliaan watak siswa,” tegasnya.

Menurut Asep, tujuan pendidikan bukan hanya mengembangkan aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter dan integritas.

“Anak tidak hanya harus pintar, tapi juga bener, sesuai program Pancawaluya: cageur, bageur, bener, pinter, tur singer. Di sinilah peran Guru BP/BK harus hadir dan menularkan semangat ini kepada guru mata pelajaran lainnya,” pungkasnya. (FWP)***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Dance Motion 2026

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×