Umum
Beranda / Umum / Longsor Gunung Burangrang, 3.349 Personel Gabungan Lakukan Pencarian Korban

Longsor Gunung Burangrang, 3.349 Personel Gabungan Lakukan Pencarian Korban

Ribuan personel TNI, Polri, Basarnas, dan relawan melakukan pencarian korban longsor Gunung Burangrang di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Ribuan personel TNI, Polri, Basarnas, dan relawan melakukan pencarian korban longsor Gunung Burangrang di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

FWPJABAR.COM, Cisarua, Bandung Barat – Operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana tanah longsor di kawasan kaki Gunung Burangrang, Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih berlanjut hingga Jumat (30/1/2026) pukul 10.00 WIB.

Upaya kemanusiaan tersebut melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, hingga relawan. Seluruh kekuatan dikerahkan untuk mempercepat pencarian warga yang diduga masih tertimbun material longsoran.

3.349 Personel Gabungan Dikerahkan ke Lokasi Bencana

Total personel yang terlibat dalam operasi mencapai 3.349 orang, terdiri atas 1.210 personel TNI, 448 anggota Polri, 124 personel Basarnas, 148 personel BPBD, serta 1.419 relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan.

Operasi pencarian didukung sarana dan prasarana lengkap, di antaranya lima unit helikopter, 19 alat berat jenis ekskavator, puluhan kendaraan taktis, ambulans, kendaraan penyelamat, pompa air, drone thermal atau UAV, serta sistem komunikasi satelit Starlink untuk mendukung koordinasi di lapangan.

TNI Tegaskan Komitmen Operasi Kemanusiaan

Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin Abdillah, S.A.P., M.Tr.(Han)., M.I.Pol., menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan terhadap masyarakat terdampak bencana.

TMMD ke-127 Kodim 0624/Kab Bandung Satukan TNI dan Pemkab Bangun Desa Cipelah

“Kodam III/Siliwangi mengerahkan personel dan materiel secara maksimal untuk mempercepat pencarian dan evakuasi korban. Sinergi lintas instansi menjadi kunci utama, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh petugas di lapangan,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (31/1/2026).

Tim gabungan menyisir material longsoran di kaki Gunung Burangrang untuk mencari korban tertimbun.
Tim gabungan menyisir material longsoran di kaki Gunung Burangrang untuk mencari korban tertimbun.

Puluhan Korban Masih Dalam Pencarian

Berdasarkan data sementara dari Puskesmas Pasirlangu, cuaca di lokasi bencana terpantau relatif cerah. Longsor tersebut mengakibatkan 30 unit rumah tertimbun, 34 kepala keluarga terdampak, serta 942 warga harus mengungsi ke sejumlah lokasi, seperti aula desa, GOR desa, dan lingkungan RW setempat.

Dari total 158 korban terdampak, sebanyak 78 orang berhasil diselamatkan, sementara 55 korban dinyatakan meninggal dunia. Hingga kini, masih terdapat puluhan korban yang belum teridentifikasi, serta sekitar 25 hingga 31 warga sipil yang masih dalam proses pencarian.

Pendataan Korban Terus Dilakukan

Kolonel Inf Mahmuddin menambahkan bahwa proses pendataan dan identifikasi korban masih terus dilakukan secara cermat dan berkelanjutan bersama seluruh instansi terkait.

“Kodam III/Siliwangi akan terus mendukung penuh operasi kemanusiaan ini hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan situasi dinyatakan aman,” pungkasnya.***
(Pendam III/Siliwangi)

Hadiri HPN ke-80, Kang DS Dorong Pers Perkuat Peran Strategis Pembangunan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *