SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Event
Beranda / Event / Minat Sains, Koding, dan Robotik di Jawa Barat Meningkat di GreenMech Regional 2026

Minat Sains, Koding, dan Robotik di Jawa Barat Meningkat di GreenMech Regional 2026

Suasana aula Universitas Katolik Parahyangan saat pembukaan Kompetisi GreenMech Regional Jawa barat 2026
Suasana aula Universitas Katolik Parahyangan saat pembukaan Kompetisi GreenMech Regional Jawa barat 2026

FWPJABAR.COM, Bandung, – Ketertarikan sekolah dan siswa di Jawa Barat terhadap pembelajaran sains, koding, dan robotik berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) terus menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dalam pelaksanaan GreenMech Regional 2026 Jawa Barat yang digelar di Universitas Katolik Parahyangan.

Ajang ini menjadi bukti bahwa pendekatan STEAM semakin diminati di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA. Tidak hanya jumlah peserta yang meningkat, kualitas karya dan kemampuan teknis siswa pun semakin berkembang.


Penyelenggara sekaligus Direktur Rumah Edukasi, Mulia Anton, mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan
Penyelenggara sekaligus Direktur Rumah Edukasi, Mulia Anton, mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan

Partisipasi Naik Dua Kali Lipat

Penyelenggara sekaligus Direktur Rumah Edukasi, Mulia Anton, mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan.

“Tahun ini jumlah peserta bertambah dua kali lipat. Dari sebelumnya 31 tim, sekarang menjadi 64 tim dari 10 kota dan kabupaten di Jawa Barat,” ujarnya.

Peningkatan tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas. Siswa dinilai semakin terampil dalam mendesain, merancang, dan mengoperasikan robot maupun konstruksi mekanika.

Cahaya Al-Qur’an dan Asa Pendidikan: Catatan dari Majelis Taklim Al-Jabbar 86

Kolaborasi dengan dinas pendidikan kabupaten/Kota serta Provinsi turut memperluas partisipasi sekolah. Ke depan, pelatihan guru berbasis STEAM akan diperluas untuk memperkuat pembelajaran koding, sains, dan robotika.


Antusiasme Peserta: Ingin Berprestasi hingga ke Taiwan

Semangat kompetisi juga terlihat dari para peserta. Tim One Step Closer mengaku mengikuti lomba karena ketertarikan mereka pada dunia robotik sekaligus ingin menambah pengalaman.

Tim One Step Closer mengaku mengikuti lomba karena ketertarikan mereka pada dunia robotik sekaligus ingin menambah pengalaman
Tim One Step Closer mengaku mengikuti lomba karena ketertarikan mereka pada dunia robotik sekaligus ingin menambah pengalaman

“Halo semuanya, perkenalkan kami dari kelompok One Step Closer yang terdiri atas saya Keyumi, Alifa, Arka, dan Rastan. Alasan kami ikut karena memang tertarik membuat robot. Selain itu, kami ingin meraih juara, menambah pengalaman, dan membanggakan nama sekolah. Kami juga ingin bisa pergi ke Taiwan,” ujar mereka.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ajang seperti GreenMech tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga membangun mimpi dan motivasi siswa untuk berprestasi hingga tingkat internasional.


WAREK UNPAR BANDUNG, Prof. Dr. Henky Muljana, S.T., M.Eng. Dukungan perguruan tinggi turut memperkuat ekosistem STEAM di Jawa Barat
WAREK UNPAR BANDUNG, Prof. Dr. Henky Muljana, S.T., M.Eng. Dukungan perguruan tinggi turut memperkuat ekosistem STEAM di Jawa Barat

Peran Kampus Perkuat Ekosistem STEAM Jawa Barat

Dukungan perguruan tinggi turut memperkuat ekosistem STEAM di Jawa Barat. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Katolik Parahyangan, Prof. Dr. Henky Muljana, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa keterlibatan kampus dalam GreenMech merupakan bagian dari komitmen jangka panjang.

Presiden Prabowo Subianto Buka Munas XVI IPSI: Langkah Strategis Bawa Pencak Silat ke Panggung Olimpiade

“kami memang secara rutin terlibat dalam kegiatan GreenMech dengan harapan tunas-tunas bangsa memiliki kesempatan lebih luas untuk menerapkan bagaimana pendidikan STEAM itu kemudian diaplikasikan melalui event-event sederhana seperti perancangan robotik. Di Unpar sendiri kami memiliki pusat kajian STEAM,” ujarnya.

Melalui pusat kajian STEAM, Unpar mendorong integrasi riset dan pendidikan untuk menanamkan pola pikir inovatif sejak dini.

“Kegiatan ini merupakan kerjasama rumah edukasi dengan kami khususnya pusat kajian STEAM. Di sini nampak bagi kami bagaimana STEAM kemudian ditularkan bagi generasi muda ini menjadi visi utama-utama khususnya di dalam pengembangan dan penyelenggaran kegiatan ini.” Tambahnya.


Siswa sekolah menengah mengoperasikan robot dalam kompetisi GreenMech Regional 2026 di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung
Siswa sekolah menengah mengoperasikan robot dalam kompetisi GreenMech Regional 2026 di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Jawa Barat Semakin Siap Bersaing Global

Prestasi Indonesia di ajang dunia pada 2025 yang meraih 3 emas, 4 perak, dan 7 perunggu turut menjadi motivasi bagi peserta di Jawa Barat. Dengan meningkatnya partisipasi dan kualitas di tingkat regional, peluang meraih prestasi nasional maupun internasional semakin terbuka.

GreenMech Regional 2026 menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap sains, koding, dan robotik di Jawa Barat terus tumbuh. Dengan dukungan sekolah, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah, Jawa Barat berpotensi menjadi pusat pengembangan talenta muda di bidang teknologi dan inovasi di Indonesia.***

Bandung Jadi Hub Wisata Medis, Klinik Beyoutiful by dr. Tompi Resmi Ekspansi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer Bulan Ini

01

Genap Berusia 8 Dekade, Lanud Sulaiman Gelar Upacara HUT ke-80 TNI AU dengan Penuh Khidmat

02

Cahaya Al-Qur’an dan Asa Pendidikan: Catatan dari Majelis Taklim Al-Jabbar 86

03

Jumlah Siswa SMKN 1 Cimahi yang Lolos SNBP 2026 Meningkat, 39 Siswa Berhasil Tembus PTN Favorit

04

Sorotan Kelulusan SNBP 2026: SMKN 2 Bandung Evaluasi Strategi Masuk PTN dan Perkuat Link and Match Industri

05

Tinjau TKA di SMPN 1 Bandung, Wali Kota Bandung Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Pelajar

Pilihan Editor

×
× RajaBackLink.com