FWPJABAR.COM, KAB. BANDUNG – Stadion Si Jalak Harupat dipastikan siap menjadi pusat perhatian pencinta sepak bola nasional. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mengonfirmasi bahwa stadion kebanggaan warga Bumi Pasundan ini telah merampungkan persiapan untuk menggelar upacara pembukaan sekaligus laga pembuka turnamen bergengsi Piala Presiden 2026 pada Sabtu (25/7/2026) mendatang.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, setelah melakukan inspeksi final di area stadion bersama Kepala Dispora Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah, serta panitia pelaksana (Panpel) pada Selasa (21/7/2026).
“Meneruskan instruksi langsung dari Bapak Bupati Bandung, kami telah memeriksa seluruh sudut Stadion Si Jalak Harupat. Alhamdulillah, fasilitas kita sudah sangat siap menyambut pembukaan maupun seluruh rangkaian pertandingan di Grup A,” kata Cakra Amiyana.
Progres Fasilitas Capai 95 Persen, Standar Internasional Terpenuhi
Bergerak cepat di bawah arahan Bupati Bandung, Kang Dadang Supriatna (KDS), jajaran pemda langsung memoles berbagai sarana vital stadion. Fokus pembenahan diarahkan pada aspek keselamatan serta kenyamanan bagi para pemain dan penonton yang diprediksi akan memadati tribun.
Beberapa sektor utama yang telah diperbarui meliputi:
- Kualitas rumput lapangan utama dan sistem pencahayaan berstandar global.
- Peningkatan fasilitas ruang ganti pemain dan kebersihan toilet penonton.
- Rekayasa alur masuk dan penataan akses jalan demi keamanan suporter.
“Proses renovasi dan pembenahan secara umum sudah menyentuh angka 95 persen. Saat ini petugas di lapangan hanya tinggal melakukan pembersihan akhir di area sekitar stadion. Kami optimis bisa memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah,” imbuh Sekda.
Panggung Sengit Grup A dan Menanti Keputusan Laga Final
Pada turnamen pramusim Piala Presiden 2026 kali ini, Stadion Si Jalak Harupat akan bertindak sebagai markas dari Persib Bandung selaku tuan rumah Grup A. Tim berjuluk Pangeran Biru tersebut bakal bersaing sengit dengan Arema FC, serta dua tim undangan Asia Tenggara, yaitu Tampines Rovers FC (Singapura) dan DPMM FC (Brunei Darussalam/Liga Malaysia).
Pada hari pertama, stadion akan langsung menyajikan dua laga menarik, yakni duel antara Tampines Rovers FC melawan DPMM FC, disusul oleh laga big match yang mempertemukan Persib Bandung kontra Arema FC.
Sementara itu, persaingan di Grup B yang dihuni oleh Persebaya Surabaya, PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Port FC (Thailand) akan digulirkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Mengenai lokasi partai puncak atau laga final, pihak penyelenggara sejauh ini masih menunggu keputusan resmi dari pihak Istana Negara. Walau demikian, Pemkab Bandung menyatakan kesiapan penuh andai nantinya ditunjuk kembali untuk menyelenggarakan laga penutup tersebut.
“Untuk lokasi final dan kehadiran Presiden untuk menutup turnamen, kami masih menunggu konfirmasi pusat. Namun, jika Kabupaten Bandung dipercaya lagi, kami tentu sangat siap,” tutur Cakra.
Mengakhiri peninjauannya, Sekda mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bandung untuk menyukseskan agenda olahraga nasional ini dengan menjaga ketertiban dan meramaikan stadion. “Mari tunjukkan keramahan kita sebagai tuan rumah. Dukung dan sukseskan gelaran ini agar berjalan aman dan membanggakan,” tutupnya.***


Komentar