SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umum
Beranda / Umum / APBN Jawa Barat Awal 2026: Belanja Negara Tumbuh 6,15%, Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

APBN Jawa Barat Awal 2026: Belanja Negara Tumbuh 6,15%, Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Foto bersama Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat, Fahma Sari Fatma, S.E. Ak., M.S.E., beserta jajaran pimpinan perwakilan Kementerian Keuangan di Jawa Barat dan pengamat ekonomi
Foto bersama Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat, Fahma Sari Fatma, S.E. Ak., M.S.E., beserta jajaran pimpinan perwakilan Kementerian Keuangan di Jawa Barat dan pengamat ekonomi

FWPJABAR.COM, BANDUNG – Memasuki awal tahun 2026, kinerja APBN Jawa Barat 2026 menunjukkan performa yang solid, sehat, dan adaptif. Di tengah dinamika ekonomi global, instrumen fiskal ini tetap berperan vital dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Tanah Pasundan. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers Perwakilan Kementrian Keuangan Provinsi Jawa Barat di Gedung GKN Jalan Asia Afrika Bandung, Jumat, 27 Februari 2026.

Berdasarkan data hingga 31 Januari 2026, realisasi belanja negara di Jawa Barat telah mencapai Rp13,05 Triliun atau 12,75% dari total pagu. Angka ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 6,15% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Kanwil DJPb Jabar Fahma Sari Fatma memberikan keterangan pers mengenai kinerja APBN 2026
Kepala Kanwil DJPb Jabar Fahma Sari Fatma memberikan keterangan pers mengenai kinerja APBN 2026

Akselerasi Belanja dan Strategi Ekonomi Kanwil DJPb Jabar

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat, Fahma Sari Fatma, S.E. Ak., M.S.E., menilai capaian ini sebagai sinyal positif bagi ekonomi daerah. Dalam wawancara terbaru, beliau menekankan pentingnya percepatan belanja sejak awal tahun untuk menghidupkan “mesin” perekonomian.

“Sampai akhir Januari, sudah terealisasi belanja baik kepada lembaga maupun transfer ke daerah sebesar Rp13 Triliun. Ini angka yang cukup bagus. Walaupun pagunya turun, secara realisasinya dibandingkan tahun lalu, tahun ini justru lebih tinggi,” ujar Fahma Sari Fatma.

Beliau menambahkan bahwa sesuai arahan Kementerian Keuangan, seluruh mesin perekonomian harus bergerak serentak, baik dari sisi belanja pemerintah maupun sektor riil melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir Februari, realisasi KUR di Jawa Barat bahkan dilaporkan telah menembus angka Rp5 Triliun.

PERSADIN Perkuat SDM Hukum, Program PKPA dan Paralegal Diserbu Peminat

Capaian Pendapatan: Pajak dan PNBP di Tengah Tantangan Global

Dari sisi pendapatan, Jawa Barat berhasil mengumpulkan Rp11,09 Triliun. Sektor perpajakan menyumbang Rp7,92 Triliun, meski terdapat sedikit koreksi teknis sebesar -2,41%. Namun, mayoritas jenis pajak utama tetap tumbuh positif, menandakan aktivitas usaha warga Jawa Barat masih terjaga dengan baik.

Kabar membahagiakan datang dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang melonjak drastis sebesar 28,42%. Kenaikan ini didorong oleh performa Badan Layanan Umum (BLU) yang tumbuh hampir 100%, memperkuat ruang fiskal daerah agar tetap sehat dan responsif.

Infografis realisasi belanja APBN Jawa Barat 2026 tumbuh 6,15 persen per Januari
Infografis realisasi belanja APBN Jawa Barat 2026 tumbuh 6,15 persen per Januari

Kesejahteraan Guru: Penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) 2026

Sektor pendidikan juga mendapat perhatian serius dalam laporan Berita Pendidikan Jawa Barat. Realisasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) mencapai Rp549,99 Miliar. Meskipun proses validasi data Dapodik masih berlangsung, skema baru pembayaran bulanan diharapkan dapat segera meningkatkan kesejahteraan para pendidik di bawah koordinasi Disdik Jabar.

Kondisi Makroekonomi Jawa Barat: Inflasi dan Neraca Perdagangan

Secara makro, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tetap tangguh di angka 5,85% (yoy). Inflasi pada Januari 2026 terkendali pada level 3,24%, sementara neraca perdagangan mencatatkan surplus sebesar USD 2,19 Miliar.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat reformasi APBN melalui prinsip collecting more, spending better, dan efficient financing guna memastikan program prioritas tetap berjalan efektif bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.***

Puskopkar Siliwangi Raih 2 Penghargaan di RAT Inkopad 2025

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

01

PERSADIN Perkuat SDM Hukum, Program PKPA dan Paralegal Diserbu Peminat

02

Puskopkar Siliwangi Raih 2 Penghargaan di RAT Inkopad 2025

03

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Bandung KDS Akselerasi Penetapan Lahan LP2B

04

Wajib PAUD Satu Tahun: Langkah Strategis Cegah Kekerasan dan Bentuk Karakter Anak

05

SMAN 8 Bekasi Kokohkan Citra Sekolah Atlet, Prestasi Akademik Tetap Gemilang

Pilihan Editor

×
× RajaBackLink.com