SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News
Beranda / News / Prof Yuddy Chrisnandi Ingatkan Gubernur Harus Sejalan dengan Arah Kebijakan Nasional

Prof Yuddy Chrisnandi Ingatkan Gubernur Harus Sejalan dengan Arah Kebijakan Nasional

Prof Yuddy Chrisnandi membahas peran gubernur
Prof Yuddy Chrisnandi membahas peran gubernur

FWPJABAR.COM, Jakarta, – Guru Besar Ilmu Ekonomi Politik Universitas Nasional, Prof. Yuddy Chrisnandi, menilai kesuksesan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh kesatuan arah kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Menurutnya, gubernur memiliki peran strategis sebagai penghubung utama yang memastikan agenda nasional dijalankan secara konsisten di daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Yuddy pada Senin, 5 Januari 2026. Ia menekankan bahwa tanpa keselarasan kebijakan, berbagai program prioritas nasional berisiko berjalan tidak optimal di tingkat daerah.

Puncak HUT ke-80 POMAD di Cimahi: Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan

Peran Strategis Gubernur dalam Sistem Pemerintahan

Prof. Yuddy menjelaskan bahwa provinsi memiliki fungsi koordinatif yang membedakannya dari kabupaten dan kota. Dalam struktur pemerintahan, gubernur tidak hanya bertugas memimpin daerah, tetapi juga menjalankan mandat negara untuk mengoordinasikan kebijakan lintas wilayah.

“Gubernur berfungsi sebagai penghubung kebijakan nasional di daerah. Jika arah kebijakan pusat dan provinsi tidak sejalan, maka pelaksanaan pembangunan akan menghadapi banyak hambatan,” ujarnya.

Kodiklatad Gelar Pembekalan Gadik Terpusat 2026, Cetak Pendidik TNI AD yang Profesional dan Modern

Ia menilai, posisi tersebut menuntut kemampuan kepemimpinan yang kuat, kecakapan mengelola birokrasi, serta kesamaan visi dengan Presiden agar roda pemerintahan berjalan efektif.

Ketua Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Prof. Yuddy Chrisnandi "Gubernur sebagai penghubung pembangunan nasional"
Ketua Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Prof. Yuddy Chrisnandi “Gubernur sebagai penghubung pembangunan nasional”

Keselarasan Pusat dan Daerah Jadi Kunci Pembangunan

Ketua Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) itu menambahkan bahwa pelaksanaan pembangunan nasional membutuhkan sistem komando yang jelas dan terintegrasi. Dalam konteks tersebut, gubernur berperan mengoordinasikan bupati dan wali kota agar kebijakan pusat dapat diterjemahkan secara tepat di daerah.

Imbas Pemadaman Listrik Bandung: Layanan Pemkot Aman, Sektor UMKM Mulai Terpukul

Menurutnya, keselarasan kebijakan pusat dan daerah bukan untuk menghilangkan otonomi, melainkan memastikan setiap program pembangunan berjalan dalam satu kerangka besar yang sama.

Mekanisme Kepemimpinan dan Legitimasi Politik

Lebih lanjut, Prof. Yuddy berpandangan bahwa pengisian jabatan gubernur perlu dirancang agar mendukung efektivitas pemerintahan. Keterlibatan Presiden dalam proses tersebut, menurutnya, dapat diimbangi dengan peran DPRD Provinsi sebagai institusi pengawasan dan pemberi legitimasi politik.

Dorong Prinsip Kesetaraan, SMSI Usulkan Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

“Persetujuan DPRD penting untuk memastikan calon gubernur memiliki dukungan politik dan penerimaan di daerah, sekaligus menjaga prinsip checks and balances,” jelasnya.

Putra Daerah dan Integritas Kepemimpinan

Prof. Yuddy juga menekankan pentingnya integritas dan pemahaman lokal dalam kepemimpinan daerah. Sosok gubernur ideal, menurutnya, adalah figur yang memahami karakter sosial wilayahnya, memiliki rekam jejak kepemimpinan yang baik, serta dipercaya masyarakat.

Bukan Sekadar Dilan Baru, Duet Pidi Baiq dan Rudi Soedjarwo Siap Rilis Film ‘Dan Bandung’ Agustus Ini

Dengan kesatuan arah kebijakan, kepemimpinan yang kuat, dan koordinasi yang solid antara pusat dan daerah, Prof. Yuddy optimistis pembangunan nasional dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Rajut Sinergitas, Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar Gelar Laga Mini Soccer Bareng Persib Legend dan Nobar Piala Dunia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×