SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News
Beranda / News / Tembus Tiga Besar Jabar, Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Bandung Melesat di Angka 91,43

Tembus Tiga Besar Jabar, Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Bandung Melesat di Angka 91,43

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat memaparkan capaian IPM dan tata kelola pemerintahan daerah
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat memaparkan capaian IPM dan tata kelola pemerintahan daerah

FWPJABAR.COM, KABUPATEN BANDUNG, – Pemerintah Kabupaten Bandung mencatatkan prestasi gemilang dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan data Biro Organisasi Provinsi Jawa Barat yang dirilis Kamis (26/2/2026), Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) Kabupaten Bandung tahun 2025 melonjak ke angka 91,43 dengan predikat A-.

Capaian ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 4,06 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 87,37. Dengan hasil tersebut, Kabupaten Bandung kini menduduki peringkat ketiga terbaik kategori kabupaten se-Jawa Barat, tepat di bawah Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bogor.

Dorong Prinsip Kesetaraan, SMSI Usulkan Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Sinergi IRB dan IPM yang Terus Menanjak

Prestasi di sektor birokrasi ini berjalan selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung tahun 2025 tercatat mencapai 75,58, atau mengalami pertumbuhan sebesar 1,33 persen.

Dadang Supriatna (Kang DS),Tren positif IPM Kabupaten Bandung selama lima tahun terakhir didorong oleh empat komponen fundamental
Dadang Supriatna (Kang DS),Tren positif IPM Kabupaten Bandung selama lima tahun terakhir didorong oleh empat komponen fundamental

Daftar Program Unggulan Pemkab Bandung Menuju Indonesia Emas 2045

Irdam III/Siliwangi Apresiasi Penyaluran Santunan BPJS Ketenagakerjaan di Gedung Pakuan

Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS), menegaskan bahwa kenaikan dua indikator utama ini merupakan bukti bahwa transformasi pemerintahan di wilayahnya sudah berada di jalur yang benar (on the right track).

“Reformasi birokrasi di Kabupaten Bandung bukan sekadar urusan administratif di atas kertas, melainkan harus berdampak nyata pada percepatan pembangunan dan kesejahteraan warga,” ujar Kang DS dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).

Tekan Risiko Kecelakaan, Pemkot Bandung Pasang Jalur Sepeda Merdeka dan Pembatas Beton Cipaganti

Komponen Penopang Kualitas Hidup

Tren positif IPM Kabupaten Bandung selama lima tahun terakhir didorong oleh empat komponen fundamental, yakni:

  • Umur Harapan Hidup: Mencapai 75,70 tahun.
  • Harapan Lama Sekolah: Berada di angka 12,99 tahun.
  • Rata-rata Lama Sekolah: 9,40 tahun.
  • Pengeluaran Per Kapita: Rp11.619.000 per tahun (disesuaikan).
Grafik peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) Kabupaten Bandung tahun 2025 yang mencapai predikat A-
Grafik peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) Kabupaten Bandung tahun 2025 yang mencapai predikat A-

Rilis Statistik Terbaru BPS Kabupaten Bandung

Hemat Waktu dan Biaya, Pencari Kerja Apresiasi Job Fair Future Connect 2026 Disnaker Kota Bandung

Target Birokrasi Adaptif dan Digital

Kang DS mengapresiasi kerja kolektif seluruh perangkat daerah, namun ia mengingatkan agar jajarannya tidak cepat berpuas diri. Fokus ke depan adalah memperkuat akuntabilitas kinerja melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Kita mengejar birokrasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi hasil. Kuncinya adalah digitalisasi agar pelayanan publik semakin cepat dan transparan. Kita ingin tren positif ini terjaga demi mewujudkan visi Kabupaten Bandung yang makin Bedas,” pungkasnya.***

Mandiri Secara Finansial, 200 Perempuan di Kabupaten Bandung Dibekali Keterampilan Tata Rias

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×