SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News
Beranda / News / Kang DS Janjikan Perjuangan Status Hak Milik Lahan PPTKH dan Perkebunan di Kertasari

Kang DS Janjikan Perjuangan Status Hak Milik Lahan PPTKH dan Perkebunan di Kertasari

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat kegiatan Jumat Keliling di Masjid Jami Al Ikhlas Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat kegiatan Jumat Keliling di Masjid Jami Al Ikhlas Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari

FWPJABAR.COM, Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya untuk mengupayakan kepastian hukum atas lahan yang selama ini ditempati ratusan rumah warga di Kecamatan Kertasari. Lahan tersebut berada di kawasan Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTKH) serta area perkebunan yang status kepemilikannya belum jelas.

Pernyataan tersebut disampaikan Dadang Supriatna saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Al Ikhlas, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Jumat (6/2/2026).

Jenguk Korban Penyekapan Rancaekek di RSHS, KSP Dudung Abdurachman Sampaikan Pesan Tegas Presiden

Ratusan Rumah Berdiri di Atas Lahan PPTKH dan Perkebunan

Berdasarkan data lapangan, di Desa Tarumajaya terdapat sekitar 900 rumah yang berdiri di atas lahan PPTKH serta sekitar 300 rumah di kawasan perkebunan. Sementara itu, di Desa Cikembang tercatat kurang lebih 800 rumah berada di atas tanah perkebunan.

“Insya Allah, seluruh wilayah Kecamatan Kertasari akan saya perjuangkan agar status lahannya bisa menjadi hak milik. Kami akan meminta dukungan LPNU Provinsi Jawa Barat dan berupaya maksimal agar masyarakat memperoleh kepastian hukum,” ujar Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung.

Kertasari Jadi Wilayah Strategis Hulu Citarum

Kang DS berharap rumah-rumah yang telah lama ditempati warga dapat membawa keberkahan dan rasa aman bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa kawasan Kertasari memiliki posisi strategis karena merupakan hulu Sungai Citarum yang menyuplai kebutuhan air bagi banyak wilayah.

Solusi Jangka Panjang Banjir Kabupaten Bandung: Pemkab Siapkan Relokasi Warga Bojongsoang dan Kolam Retensi Baru

“Wilayah ini sangat penting. Saya sudah melakukan peninjauan langsung, dan insya Allah pengelolaan sumber air Citarum akan diperkuat agar manfaatnya dirasakan masyarakat Kertasari dan sekitarnya,” ungkapnya.

Jumling Sekaligus Monitoring Potensi Wilayah

Selain bersilaturahmi dengan jamaah, kegiatan Jumling juga dimanfaatkan untuk memantau potensi wilayah. Bupati Bandung bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik di Desa Tarumajaya.

Imbas Pemadaman Listrik Bandung: Layanan Pemkot Aman, Sektor UMKM Mulai Terpukul

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Dinas Pertanian, DLH, Diskop UKM, Disparekraf, Disperkimtan, Diskominfo, Bagian SDA, Bagian Perekonomian, Camat Kertasari, Forkopimcam, anggota DPRD Kabupaten Bandung, serta tokoh agama setempat KH Wawan Sofwan.

Dorong Prinsip Kesetaraan, SMSI Usulkan Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Program Guru Ngaji dan Pendidikan Tetap Dilanjutkan

Dalam kesempatan itu, Kang DS juga menyampaikan komitmen Pemkab Bandung untuk mempertahankan program guru ngaji dengan alokasi anggaran sekitar Rp109 miliar per tahun yang melibatkan lebih dari 16.400 guru ngaji di seluruh Kabupaten Bandung.

“Program ini akan terus berjalan, termasuk dukungan bagi ribuan marbot masjid yang dikelola melalui BAZNAS Kabupaten Bandung,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat mendukung program magrib wajib mengaji dan isya wajib belajar guna membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia.

Irdam III/Siliwangi Apresiasi Penyaluran Santunan BPJS Ketenagakerjaan di Gedung Pakuan

Beasiswa dan Perbaikan Rutilahu Jadi Prioritas

Kang DS turut mensosialisasikan Program Besti atau Beasiswa Ti Bupati yang kuotanya terus meningkat, dari awalnya 80 mahasiswa hingga kini mencapai sekitar 250 mahasiswa setiap tahun.

Tekan Risiko Kecelakaan, Pemkot Bandung Pasang Jalur Sepeda Merdeka dan Pembatas Beton Cipaganti

Selain itu, ia menyebutkan bahwa selama 3,5 tahun masa kepemimpinannya, Pemkab Bandung telah menyelesaikan perbaikan 29.327 unit rumah tidak layak huni (rutilahu). Meski demikian, masih tersisa sekitar 15 ribu unit rutilahu, termasuk di wilayah Kertasari, dengan kondisi kepemilikan lahan yang beragam.

Menutup kegiatan, Kang DS mengajak masyarakat mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, serta program pembangunan berkelanjutan lainnya. Ia juga menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×