SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News
Beranda / News / Lawan Rentenir! KDS dan Menteri PKP Luncurkan KUR Perumahan Murah, 1.200 Rutilahu di Kabupaten Bandung Segera Dibedah

Lawan Rentenir! KDS dan Menteri PKP Luncurkan KUR Perumahan Murah, 1.200 Rutilahu di Kabupaten Bandung Segera Dibedah

Menteri PKP Maruarar Sirait dan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat peluncuran program BSPS di Katapang
Menteri PKP Maruarar Sirait dan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat peluncuran program BSPS di Katapang

FWPJABAR.COM, KAB. BANDUNG, – Kabar gembira bagi warga Kabupaten Bandung. Pemerintah resmi meluncurkan jurus jitu untuk memberantas bank emok sekaligus memperbaiki hunian warga. Melalui sinergi antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS), ribuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) bakal segera dipoles menjadi hunian sehat tahun ini.

Momentum besar ini ditandai dengan peluncuran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) se-Jawa Barat yang dipusatkan di SMAN 1 Katapang, Senin (13/4/2026). Tidak hanya bedah rumah, pemerintah juga memperkenalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga super ringan untuk membebaskan warga dari jeratan rentenir.

KDS Suarakan Keluhan SLIK dan Jeratan Bank Emok

Di hadapan Menteri PKP yang akrab disapa Bang Ara, Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan fakta pahit di lapangan. Ia menyebut praktik rentenir masih menghantui warga dengan bunga mencekik hingga 200 persen per tahun.

Momentum Penurunan Harga Emas, Bandung Jewellery Fair 2026 Resmi Dibuka untuk Dorong Industri Kreatif dan Investasi

“Masih banyak bank emok di Kabupaten Bandung. Pinjam uang bunganya bisa tembus 20 sampai 30 persen per bulan,” ungkap KDS secara lugas.

Selain itu, KDS juga menyampaikan aspirasi terkait sulitnya warga mengakses modal perbankan akibat kendala BI Checking atau Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Keluhan ini langsung direspons positif oleh Menteri PKP sebagai bahan evaluasi kebijakan nasional agar serapan KUR perbankan di Kabupaten Bandung bisa melampaui angka Rp30 miliar.

Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan Masih banyak bank emok di Kabupaten Bandung.
Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan Masih banyak bank emok di Kabupaten Bandung.

Solusi Bang Ara: KUR Bunga 0,5 Persen Tanpa Agunan

Menjawab keluhan KDS, Menteri Maruarar Sirait membawa solusi konkret dari Presiden Prabowo. Ia menjelaskan bahwa untuk pinjaman di bawah Rp1 juta, aturan SLIK sudah ditiadakan. Bahkan, kini hadir KUR Perumahan dengan bunga hanya 0,5 persen per bulan atau 6 persen setahun.

Bandung Jadi Pusat Perhatian, 114 Atlet Top Asia Tenggara Siap Berlaga di Kejuaraan Tenis Meja ASEAN 2026

“Program ini dirancang agar masyarakat mendapatkan akses pinjaman yang mudah, murah, dan cepat cair. Khusus akses KUR Perumahan di bawah Rp100 juta, itu bisa tanpa agunan,” tegas Bang Ara.

Langkah ini diperkuat melalui kolaborasi PT PNM dan PT SMF lewat program HOME, yang memberikan akses hunian terjangkau bagi nasabah PNM Mekaar dan karyawan.

1.200 Rutilahu Kabupaten Bandung Siap Dieksekusi

Dukungan legislatif pun mengalir deras. Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, memastikan kuota bedah rumah melalui program BSPS untuk Kabupaten Bandung mencapai 1.200 unit pada tahun 2026.

Optimalkan Anggaran TNI AD, Dankodiklatad Instruksikan Penguatan Akuntabilitas Satker

“Kami akan segera melakukan ground breaking untuk perbaikan 1.200 unit rutilahu di Kabupaten Bandung. Secara nasional, targetnya naik tiga kali lipat menjadi 430.000 unit tahun ini,” ujar Cucun.

Pesan KDM: Tabung untuk Rumah, Bukan Pesta

Senada dengan semangat pemulihan hunian, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengajak generasi muda untuk lebih visioner. Ia menyarankan calon pengantin mengalihkan anggaran pesta pernikahan yang mewah untuk uang muka (DP) rumah.

“Gen-Z kalau mau menikah, daripada uangnya habis untuk pesta, lebih baik untuk cicilan rumah,” seru KDM.

Kejar Kekurangan 1.100 Kasur Rawat Inap, Bupati Dadang Supriatna Mulai Bangun RSUD Bedas Cimenyan

KDM juga membocorkan bahwa pekan depan Pemprov Jabar akan meluncurkan aplikasi ‘Imah Aing’ untuk mempermudah warga dalam mengajukan rehabilitasi rutilahu secara digital.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×